Wednesday, August 15, 2018

2 Cara Paling Mudah Membedakan Situs itu Punya Keamanan yang Baik atau Tidak

Hallo guys ngomongin tentang keamanan, kayaknya sesuatu yang berhubungan dengan namanya perlindungan sebuah Sistem dan perangkat. Tapi perlindungan itu gak hanya dibutuhkan oleh sistem aja lho ya. Kenapa gitu? Karena semua butuh perlindungan termasuk diri kita juga lho.

Nah begitu juga dengan situs web maupun blog yang beredar, ada yang punya keamanan dan ada juga yang gak terlalu memperhatikan hal tersebut. Namun bagi kita pencari Informasi agar lebih nyaman, carilah situs yang memiliki tingkat keamanan yang baik.

Namun saya disini gak akan membahas, soal macam-macam keamanan pada situs web. Namun disini saya akan memberikan cara melihatnya saja dari cara paling simple dan sederhana. Dan gak perlu pengetahuan khusus untuk dapat membedakan sebuah keamanan pada situs web. Kita yang awam aja mudah banget ko, gimana tuh Guys...?

Kali ini, saya menggunakan 2 gambar untuk perbandingan antara situs yang sudah memiliki keamanan, sama dengan situs yang belum memiliki keamanan. 
Contoh Pada Web Situs Blog Kabar Jayaloka
Ilustrasi By My Document
Pada gambar yang paling pertama, merupakan gambar Ilustrasi dari Situs saya sendiri.

Contoh Situs dari Situs Lain
Ilustrasi By My Document
Pada gambar kedua ini, saya mengambil dari situs Blog teman saya sebagai Ilustrasinya.

Sebenarnya sederhana saja sih, cara membedakannya. Cukup agan lihat url/hyperlink yang ada pada situs Blog itu. Klo dia menggunakan awalan https:// biasanya sudah memiliki keamanan. Namun klo hanya menggunakan awalan hanya http:// biasanya belum memiliki tingkat keamanan.

Dari browser biasanya, seperti saya menggunakan Chrome situs yang menggunakan https akan berwarna hijau pada adress, sedangkan yang belum ada tanda meranya.

Itu saja sih Info dari saya kali ini. Sebagai catatan akhir, ini hanya cara sederhana saja. Banyak ko cara yang lebih spesifik lagi soal keamanan web. Namun sebagai catatan akhir dari saya adalah meskipun situs sudah punya kemanan yang baik namun tidak menjamin bahwa situs itu benar-benar baik ya. Artinya relatif dari penilaian kitanya lagi..hehehe

Selagi gak merugikan pembaca dan user, sih gak masalah. Asalkan jangan terlalu banyak muncul scrpt yang ngak-ngak...hehehe



Sunday, August 12, 2018

Fungsi dari Safe Search Aktif yang Ada di Google

Dalam bulan-bulan inilah sepertinya, baru muncul Istilah Safe Search di Google ya Guys. Mungkin bagi kalian yang belum tahu, akan sedikit menjadi pertanyaan dalam benak kalian. Ko ada ya yang namanya Safe Search, dulukan gak ada yang kayak gitu?

Safe Search ini muncul setelah diberitakannya, bahwa seluruh Situs kontent yang berisikan Kontent Vulgar atau Porografi akan di blokir. Setelah itulah muncul yang namanya Safe Search ini, pada pencarian Google.

Fungsi dari Safe Search Aktif yang Ada di Google
Safe Search Google

Jadi sulit banget tuh, untuk kalian yang suka ke situs Dewasa. Itu lah mulai sekarang pada tobat, jangan yang dilihat itu-itu aja. Coba sekali-kali klo browsing cari kontent-kontent yang berfaedah.

Sebagian Orang setuju dengan adanya Safe Search ini, namun sebagian lagi banyak juga yang gak setuju. Namun menurut saya pemerintah melakukan itu pasti ada alasan yang tepat. Kita tahu sendiri khsusnya Indonesia juga masuk kategori pengakses situs dewasa terbesar juga di dunia, dan ini tentunya perlu di berikan pencegahan oleh pemerintah. Salah satunya dengan layanan Safe Search ini.

Oh ya guys, sebenarnya Safe Search itu gak hanya untuk memblokir situs Porno aja lho ya. Namun situs-situs berbahaya seperti  Penggunaan Narkoba, Togel, Perjudian Online, dan sebagainya akan dilakukan hal yang sama juga pada Safe Search ini.

Jadi tentunya pencarian kita pada mesin pencarian, akan banyak di Filter. Dan mesin pencarian mecoba tidak menampilkan situs negatif yang tidak baik untuk perkembangan kita.

Oke sekian dulu ya Guys.

See You Again...

Sunday, August 5, 2018

Sejarah Fakultas Ilmu Komputer UNSRI Kampus Keren Versi Sumatra

Hallo adik-adik SMA atau SMK yang pengen kuliah di Jurusan Komputer, silakan mulai sekarang siapkan diri kalian untuk semuanya. Bagi kalian yang akan masuk ke jurusan komputer, tentunya itu merupakan pilihan yang paling bagus dan oke banget untuk kalian ingin Ahli di bidang IT. Apalagi untuk zaman yang serba menggunakan teknologi semua, dalam prosesnya. Tentunya ini hanya diperuntukan untuk kalian yang memiliki minat disini ya, bukan sekedar ikut-ikutan saja. Untuk kalian yang mungkin akan kuliah di jurusan komputer, di wilayah Sumatra UNSRI adalah salah satu kategori Universitas Negeri yang Populer di Sumatra. Untuk prestasi Akademik maupun non Akademik jangan diragukan lagi, baik pada tingkat Nasional maupun Internasional.

Namun kurang pas rasanya, jika kalian belum mengenal sejarah Fakultas Ilmu Komputer yang ada di UNSRI ini. Berikut ini penjelasan Sejarah Singkat terbentuknya Fasilkom Universitas Negeri Sriwijaya.
Yok ke Fasilkom
Generasi Tekno
Sebenarnya Keinginan untuk mendirikan sebuah Fakultas Komputer telah ada sejak tahun 1985 hal ini merupakan sebuah keingiinan banyak masyarakat untuk dapat belajar Teknologi dengan baik di wilayah Sumatra Selatan. Mulai saat itu juga pihak Universitas Negeri Sriwijaya, melakukan pelatihan kepada para dosen untuk melanutkan ke pendidikan secara Profesional di bidang Komputer baik ke tingka dalam Negeri maupun luar Negeri.

Pada saat itu juga fasilitas teknologi informasi dan komunikasi yang ada di Unsri sudah cukup mewadai saat Puskom Unsri menerima 2 (dua) kali hibah bersaing dari Departemen Pendidikan Nasional yakni mulai tahun 1999 s.d. 2003 dan TPSDP tahun 2003 s.d. 2007, keinginan tersebut mulai mengkristal. Rektor Unsri Prof. Dr. Zainal Ridho Djafar, Pembantu Rektor I, Prof. Dr. Mustafa Abdullah, Kepala Pusbandik Dr. Rujito Agus Suwignyo dan Kepala Puskom, Drs. Saparudin, M.T. pada bulan Juli tahun 2002 mulai membicarakan secara intensif rencana pembukaan Program Diploma Komputer Unsri.

Barulah pada Oktober 2002, di bentuklah panitia persiapan pembukaan Program Diploma Komputer , dan  saat itu yang ditunjuk dan di percayakan menjadi ketuanya adalah Dr. Zulkardi, M.Ikom., sekretaris Ir. Bambang Tutuko, M.T. dan anggota, Dr. Rujito Agus Suwignyo dan Drs. Saparudin, M.T. 

Kemudian pada Maret 2003, dilakukan Revisi pengurusan, karena Dr. Zulkardi, M.Ikom mendapat penugasan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan sebagai Kepala Kantor Informasi dan Komunikasi Sumsel. Sebagai gantinya  Drs. Saparudin, M.T. menjadi ketuanya dan ditunjuk beberapa anggota baru yakni Erwin, M.Si., Syamsuryadi, M.Kom dan Ir. Iwan Pahendra, M.T.

Berkat dukungan semua pihak  terutama dukungan yang kuat dari Rektor, Gubernur, Bupati dan Walikota seluruh Provinsi Sumatera Selatan serta komitmen dan kerja keras panitia, sehingga Pembukaan Program Diploma Komputer Unsri dapat terlaksana pada tahun2003. 

Departemen Pendidikan Nasional melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) menerbitkan surat izin pembukaan 3 (tiga) program studi, yakni Manajemen Informatika D-III, Teknik Komputer D-III dan Komputerisasi Akuntansi D-III. 

Melihat kondisi wilyah sumsel yang terus mengalami kemajuan, menuntut Universitas Sriwijaya untuk dapat memberikan kontribusi yang besar untuk warga Sumsel dan seluruh masyarakat Indonesia di semua Bidang, termasuk dalam hal ini penguasan Teknologi yang baik. Hal ini juga yang melatar belakangi bedirinya Fakultas Ilmu Komputer di Unsri.

Dengan koordinasi yang baik dari Rektor Unsri, Prof. Zainal Ridho Djafar dan Tim Pendirian Program Ilmu Komputer Unsri yang diketuai oleh Drs. Saparudin, M.T. mulai menyusun naskah studi kelayakan pendirian Program Ilmu Komputer Unsri.  Hal ini ternyata tidak sia-sia, sebuah perjuangan keras menghasilkan sesuatu yang baik juga untuk Universitas Sriwijaya.

Pada saat itu 2 program yaitu Program Studi Teknik Informatika jenjang S1 dan Program Studi Sistem Komputer jenjang S1 mendapat persetujuan Dirjen Dikti pada Juni 2005.
Sekitar kurang lebih 2 tahun barulah Fakultas Ilmu Komputer UNSRI ini, dapat dikelolah secara swadana dan swakelolah. 

Setelah mempelajari naskah akademik yang terdiri dari evaluasi diri dan proposal PIK dan PDK Unsri, Dirjen Dikti pada tanggal 22 Februari 2006 menerbitkan surat izin pembukaan Fakultas Ilmu Komputer Unsri dengan sistem pengelolaan fakultas secara swadana dan swakelola. 

Dalam prosesnya telah dilakukan beberapa kali rapat senat universitas sriwijaya, sehingga pada tanggal 1 Desember 2006 barulah Fakultas Ilmu Komputer UNSRI resmi berdiri.

Adapun yang menjadi Visi dari Fasilkom UNSRI:
"Fakultas Ilmu Komputer pada tahun 2020 menjadi program pendidikan bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi yang bermutu, relevan dan memiliki daya saing yang tinggi dalam penyelenggaraan tridharma".
Misi Fakultas Ilmu Komputer adalah :
  1. Mampu menyelenggarakan akademik, manajemen dan keuangan secara efisien, efektif, berkualitas dan otonom;
  2. Mampu menciptakan organisasi yang sehat dan suasana akademik yang kondusif;
  3. Mampu memberikan kontribusi pada daya saing bangsa dan pengembangan masyarakat madani.

PIMPINAN FAKULTAS
  • Dekan : Jaidan Jauhari, S. Pd. M.T.
  • Pb. Dekan I : Syamsuryadi, S.Si., M.Kom., Ph.D. 
  • Pb. Dekan II : Mgs. Afriyan Firdaus, S. Si. M.IT.
  • Pb. Dekan III : Fathoni, S.T., MMSI.


JURUSAN
  • Teknik Informatika (http://if.ilkom.unsri.ac.id)
  • Program Studi Teknik Informatika (S1 Reguler)
  • Program Studi Teknik Informatika (S1 Bilingual)
  • Sistem Komputer (http://sk.ilkom.unsri.ac.id)
  • Program Studi Sistem Komputer (S1 Reguler)
  • Program Studi Sistem Komputer (S1 Profesional)
  • Program Studi Teknik Komputer (D3)
  • Program Studi Teknisi Komputer dan Jaringan (TKJ) (D3)
  • Sistem Informasi (http://si.ilkom.unsri.ac.id)
  • Program Studi Sistem Informasi (S1 Reguler)
  • Program Studi Sistem Informasi (S1 Profesional)
  • Program Studi Sistem Informasi (S1 Bilingual)
  • Program Studi Manajemen Informatika (D3)
  • Program Studi Komputer Akuntansi (D3)
  • Pasca Sarjana
  • Program Studi Teknik Informatika


Begitulah sejarah dari Fasilkom UNSRI, dan untuk mahasiswa yang ada disana sangat beragam. Sering juga dilakukan pertukaran Mahsiswa, baik dalam Negeri maupun Luar Negeri.
#HidupMahasiswa #HidupRakyatIndonesia

Tuesday, July 24, 2018

Contoh Makalah tentang Pengertian dan Konsep Geografi

Di kelas X, biasanya proses belajar terus di kembangkan. Sekarang gurupun memberikan pengajaran dan pembelajaran yang mengarahkan kepada kemampuan menulis yang lebih baik pada siswanya. Seperti pembuatan Karya tulis berupa makalah.  Jika belum tau apa itu makalah, Berikut ini Cara Membuat Makalah yang Baik di SMA dengan mudah bagi pelajar SMA.
Susunan Struktur dan Cara Penyusunan Makalah Geografi
Dokumen Penulis
Pada makalah ini saya sajikan dari cabang Ilmu Geografi Program IPS. Umunya materi ini, akan kalian temui di kelas X pada semester 1, pada makalah ini saya menggunakan 2 kata kunci penting yanitu pengertian menurut para Ahli dan Konsep Geografi (Baca Juga: Contoh Makalah Geografi Tentang Konflik Pemanfaatan Lahan Doc) Meskipun di bilang hanya 2 judul saja, namun pembahasan di buat lebih mendalam.

Pada makalah ini juga, saya menyajikan versi makalah yang sudah dalam format Microsoft Word (Docs), silakan kamu download filenya yang terletak pada akhir di Pembahasan makalah ini. Pada makalah-makalah sebelumnya, saya pernah bilang bahwa setiap Institusi itu berbeda aturan dalam penulisan makalah. Untuk itu silakan, edit kembali pada dokumen yang telah kamu download sebelumnya (Baca Juga: Contoh Makalah Tentang Pola Keruangan Desa Doc).

Oke biar lebih tahu materi yang telah susun, berikut ini saya sajikan materi yang ada pada makalah sampai pada Daftar Pustaka.

KATA PENGANTAR

Puji Syukur saya panjatkan pada Allah swt, atas Berkat Rahmat Taufik dan Hidiyahnya. Saya dapat menyelesaikan penulisan Makalah tentang Pengertian dan Konsep Geografi. Makalah Geografi ini, disusun berdasarkan Materi Pembelajaran SMA Kelas X.

Pengetahuan tentang bumi sudah dimiliki manusia sejak ada di bumi ini. Sebab sejak lahir sampai akhir hayatnya, manusia tidak dapat melepaskan diri dari pengaruh alam lingkungannya. Manusia membutuhkan berbagai unsure yang ada di bumi, mulai dari air yang diminum, udara bersih yang dihirup, sumber makanan, bahan pakaian, sampai tempat berlindung (rumah) dari cuaca buruk dan gangguan binatang liar. Semuanya diperoleh manusia dari alam atau bumi ini hal inilah pentingnya bagi semua orang untuk belajar banyak pengetahuan yang mengupas semua itu tidak lain adalah Ilmu Geografi.

Pada kesempatan ini juga, saya mengucapkan Terimakasih yang sebesar-besarnya kepada pihak Departemen Pendidikan Nasional yang telah menyediakan banyak buku-buku Elektronik, atau yang sering disebut BSE. Sehingga dalam Proses Penyusunan Makalah Geografi tentang Pengertian dan Konsep Geografi dapat di selesaikan dengan baik.
Harapan Saya, selaku penyusun dari makalah ini adalah materi-materi yang ada pada Makalah ini, dapat dipahami dengan baik dan dapat menambah wawasan serta Pengetahuan.



Jayaloka, 22 Juli 2018

Penulis
  
Daftar Isi


KATA PENGANTAR 2

Daftar Isi 3

BAB 1 PENDAHULUAN 4

1.1 Latar Belakang 4
1.2 Rumusan Masalah 4
1.3 Tujuan 4

BAB II PEMBAHASAN 5

2.1 Pengertian Geografi Menurut Para Ahli 5
2.2 Konsep Geografi 6
1. Konsep lokasi 8
2. Konsep jarak 8
3. Konsep keterjangkauan 8
4. Konsep pola 8
5. Konsep morfologi 9
6. Konsep aglomerasi 9
7. Konsep nilai kegunaan 9
8. Konsep interaksi dan interdependensi 9
9. Konsep differensiasi area (struktur keruangan atau distribusi keruangan) 10
10. Konsep keterkaitan keruangan (proses keruangan) 10

BAB III PENUTUP 11

3.1 Kesimpulan 11
3.2 Saran 11

DAFTAR PUSTAKA 12

BAB 1
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Seiring dengan bertambahnya jumlah manusia, timbul tuntutan untuk memenuhi berbagai kebutuhan hidup yang tidak mereka peroleh dari lingkungan tempat tinggalnya. Begitu pula hasrat ingin tahu tentang benda dan gejala yang ada di permukaan bumi, telah mendorong mereka untuk mengadakan perjalanan ke daerah di luar tempat tinggalnya.

Berkembangnya sistem pengetahuan ikut mendorong manusia untuk mengenal alam dan lingkungannya lebih jauh lagi. Misalnya, perdagangan antar daerah telah mendorong manusia untuk mengenal daerah di luar wilayahnya. Dari hasil kunjungannya tersebut, mereka dapat mengenal kondisi alam, penduduk, dan hal-hal lainnya. Berbagai hasil perjalanannya tersebut, kemudian diberitakan kepada orang lain, sehingga orang lain akan tertarik untuk mengunjunginya.

Inilah awal lahirnya studi geografi yang sebelumnya merupakan suatu kisah perjalanan umat manusia di permukaan bumi. Hal itu juga yang membuat saya tertarik untuk menyusun Makalah Geografi tentang Pengertian dan Konsep Geografi.

1.2. Rumusan Masalah

Berdasarkan uraian dan Latar Belakang di atas, Adapun yang menjadi pembahasan pada Makalah ini:
1. Apa Saja Pengertian Geografi Menurut Para Ahli?
2. Apa yang di Maksud Konsep Geografi? 

1.3 Tujuan

Berdasarkan Rumusan Masalah diatas, Adapun Tujuan yang di harapkan dari Makalah ini:
1. Dapat Memahami dengan baik serta Mampu Mendeskripsikan Pengertian Geografi menurut Para Ahli.
2.Mengerti Maksud dari Penjabaran Konsep Geografi sebenarnya.


BAB II
PEMBAHASAN


2.1 Pengertian Geografi Menurut Para Ahli

Selama sejarah perkembangan geografi, telah banyak ahli yang mengemukakan definisi geografi. Sebagai gambaran, di bawah ini di kemukakan definisi geografi yang di latar belakangi ilmu dan pemahaman para ahli itu sendiri.

1. Erastothenes

Geografi adalah penulisan tentang bumi. Definisi ini sesuai dengan perkembangan geografi pada masa itu yang membicarakan keadaan daerah daerah lain (geo = bumi; graphein = penulisan atau uraian).

2. Strabo

Menyebutkan bahwa geografi erat kaitannya dengan karakteristik tertentu mengenai suatu tempat dengan memperhatikan juga hubungan antara berbagai tempat secara keseluruhan. Geografi sejak perkembangannya, di mulai dari menceritakan tentang daerah lain, sudah lebih di khususkan lagi dan sudah adanya konsep region yaitu daerah yang sudah mempunyai cirri khas tersendiri dan adanya hubungan antar daerah (tempat).

3. Karl Ritter

Geografi ialah studi tentang daerah yang berbeda-beda di permukaanvbumi (Different areal) dalam keragamannya.

4. John Hanrath

Geografi adalah pengetahuan yang menyelidiki persebaran gejala gejala fisik biologis dan antropologis pada ruang di permukaan bumi, sebab akibat dan gejala menurut ukuran nilai, motif yang hasilnya dapat di bandingkan.

5. James E. Preston

Geografi adalah ilmu yang berhubungan dengan interrelasi manusia dan habitatnya. Batasan ini lebih ditekankan pada interelasi di antara habitat manusia.

6. R. Bintarto

Geografi mempelajari hubungan kausal gejala-gejala di permukaan bumi dan peristiwa-peristiwa yang terjadi di permukaan bumi, baik secara fisik maupun yang menyangkut makhluk hidup beserta permasalahannya melalui pendekatan keruangan, ekologi, dan regional untuk kepentingan program, proses, dan keberhasilan pembangunan.

7. Seminar dan lokakarya peningkatan kualitas pengajaran geografi 1988

Geografi adalah ilmu yang mempelajari persamaan dan perbedaan fenomena geosfera dengan sudut pandang kelingkungan atau kewilayahan dalam konteks keruangan. 

Jika kita amati, makna geografi yang terdapat dalam setiap definisi di atas menjadi sangat sulit diketahui, terlebih lagi apabila yang di tafsirkan hanya isi definisinya, tanpa mengetahui konsep, faktor, prinsip, dan hakikat geografi itu sendiri.

Dari berbagai definisi yang telah dikemukakan oleh para ahli tersebut, kita dapat mengetahui paling sedikit sesuatu yang telah dikerjakan oleh mereka terhadap ruang permukaan bumi serta perkembangan geografi yang terjadi pada masa itu. Adapun pekerjaan ahli geografi pada dasarnya yaitu meneliti, menganalisis, menjelaskan, dan melukiskan tentang berbagai relasi antara manusia dengan alam sekitarnya.

2.2 Konsep Geografi

Banyak pendapat yang menyatakan bahwa di permukaan bumi terdapat hubungan timbal balik antara manusia dengan lingkungan alam. 

Pandangan tersebut, garis besarnya sebagai berikut:
1. Kehidupan manusia dan kebudayaannya ditentukan oleh alam.
2. Manusia dan kebudayaannya tidak ditentukan oleh alam, tetapi manusia mempunyai peranan aktif terhadap alam, sehingga manusia dapat memilih kebudayaannya, sedangkan alam hanya memberikan kemungkinankemungkinan.

Kedua pandangan tersebut sampai sekarang masih banyak penganutnya, satu sama lain saling mempertahankan. Pendapat pertama (Fisis Determinis) mempertahankan pengaruhnya terhadap kritikan-kritikan dari pendapat kedua (Possibilis). Pendapat pertama menyatakan bahwa faktor-faktor geografik atau alam sering memainkan peranan yang dinamik dalam perkembangan Ke budayaan manusia, berarti alam tidak memainkan peranan yang pasif. 

Pendapat kedua (Possibilisme) menyatakan bahwa hampir semua praktik kebudayaan yang spesifik tidak dengan logis dikembalikan langsung pada alam sebagai habitat geografis semata-mata, melainkan manusia yang memegang peranan dalam menentukan budayanya (aktif).

Berdasarkan pernyataan paham fisis determinis maupun paham possibilis, yang terus menerus saling mempengaruhi pemikiran manusia dan saling melakukan kritikan, maka secara sederhana dapat diambil jalan tengah, yaitu melalui beberapa pertanyaan sebagai berikut:
1. Berapa jauh kebudayaan suatu wilayah atau suatu bangsa di tentukan oleh alam dan lingkungannya?
2. Berapa jauh bahwa lingkungan alam dapat diubah oleh kegiatan manusia?

Selain itu, dalam kenyataan sehari-hari banyak kita temukan berbagai kenampakan dan gejala di muka bumi yang tanpa disadari membawa kita untuk merenung dan berpikir. Misalnya, mengapa permukaan bumi ini tidak rata, melainkan ada bagian yang tinggi seperti dataran tinggi, bukit, gunung atau pegunungan serta ada pula bagian-bagian yang rendah seperti lembah, palung, atau ngarai, sehingga terdapat berbagai kawasan muka bumi yang berbeda karakteristiknya? 

Bagaimana fenomena alam ini dapat terjadi? Mengapa suhu udara di wilayah pantai sangat panas, sedangkan di pegunungan dingin?

Mengapa daerah A memiliki curah hujan tinggi, sehingga berbagai jenis tetumbuhan tumbuh subur, sedangkan daerah B sangat gersang? Apa yang menyebabkan daerah dataran rendah sangat cocok ditanami kelapa atau padi sawah, sedangkan di dataran tinggi cocok untuk sayur-mayur?

Disadari atau tidak, pada hakikatnya pertanyaan-pertanyaan tersebut telah menuntun kita ke arah pemahaman konsep-konsep geografi. Dalam mengkaji gejala atau peristiwa dalam ruang, geografi selalu mempergunakan konsep lokasi, hubungan timbal balik, gerakan, dan perwilayahan.

Agar dapat memahami geografi, diperlukan konsep-konsep dasar mengenai geografi itu sendiri, artinya memahami pengertian istilah-istilah yang umum digunakan oleh geografi sebagai disiplin ilmu. Konsep ini merupakan suatu hal yang abstrak berkenaan dengan gejala nyata tentang geografi untuk mengungkapkan beberapa gejala, faktor atau masalah, sehingga setiap kata mengandung arti tersendiri.

Pemahaman geografi dimulai dari hal yang konkret secara bertahap akan menuju kepada hal yang abstrak. Misalnya, dalam memahami atmosfera dan mempelajari cuaca, tentu saja harus mengenal unsur-unsur cuaca, yaitu salah satunya adalah hujan. Sebelum terjadinya hujan tentu terjadi pemanasan oleh sinar matahari yang menimbulkan penguapan, kemudian membentuk awan, tentu saja awan apabila berkondensasi maka akan menimbulkan hujan. Hujan yang diturunkan di suatu tempat dapat dipengaruhi angin. 

Dengan demikian, angin berperan dalam menjatuhkan hujan. Apabila hal ini terus menerus berlangsung maka dinamakan daur hidrologi. Dari uraian di atas, dapat ditarik beberapa konsep, yaitu hujan, penguapan, awan, kondensasi, dan angin.

Apabila seseorang telah dapat membina konsepnya, maka ia akan dapat mengembangkan generalisasi. Maksudnya bahwa pengertian goegrafi sudah tidak perlu diuraikan, baik secara denotatif maupun konotatif lagi, melainkan secara langsung orang yang bersangkutan dapat berbicara tanpa mendefinisikan konsep tersebut satu persatu.

Generalisasi adalah hubungan atau gabungan antara dua konsep atau lebih. Dengan demikian, pernyataan generalisasi berupa prinsip geografi. 

Contoh, generalisasi terdiri atas beberapa konsep seperti berikut ini:
1. Urbanisasi merupakan masalah sosial yang harus diatasi karena menambah padatnya kota, sedangkan commuter atau penglaju memerlukan sarana transportasi yang mendukung dari sub-urban ke wilayah-wilayah kegiatan di kota.
2. Awan Cumulonimbus dapat mendatangkan hujan besar jika telah berkondensasi dibanding dengan awan Cirrus.
3. Erosi yang dominan terjadi di sungai bagian hilir yaitu erosi lateral, sehingga di daerah ini banyak dijumpai meander.

Banyak para ahli yang memberikan konsep-konsep tentang geografi, sehingga perlu dibentuk konsep dasar bagi perkembangan geografi di Indonesia. Untuk itu, diselenggarakan Seminar dan Lokakarnya Ahli Geografi tahun 1998 yang menghasilkan kesepatan berupa 10 konsep esensial geografi, yaitu sebagai berikut:

1. Konsep lokasi

Suatu tempat di permukaan bumi memiliki nilai ekonomi apabila dihubungkan dengan harga.
Misalnya:
a. Di daerah dingin orang cenderung berpakaian tebal.
b. Nilai tanah atau lahan untuk pemukiman akan berkurang apabila berdekatan dengan kuburan, terminal kendaraan umum, pasar, atau pabrik karena kebisingan dan pencemaran.

2. Konsep jarak

Jarak dihubungkan dengan keuntungan yang diperoleh, sehingga manusia cenderung akan memperhitungkan jarak.

Misalnya:
a. Harga tanah akan semakin tinggi apabila mendekati pusat kota di bandingkan dengan harga tanah di pedesaan.
b. Peternakan ayam cenderung mendekati kota sebagai tempat pemasaran, agar telur dan ayam yang di bawa ke tempat pemasaran tidak banyak mengalami kerusakan, dibandingkan apabila peternakan di tempatkan jauh dari kota.

3. Konsep keterjangkauan

Hubungan atau interaksi antartempat dapat dicapai, baik dengan menggunakan sarana transportasi umum, tradisional, atau jalan kaki.

Misalnya:
a. Keterjangkauan, Jakarta – Biak (pesawat terbang); Bandung – Jakarta (kereta api).
b. Daerah A penghasil beras dan daerah B penghasil sandang. Kedua daerah ini tidak akan berinteraksi apabila tidak ada transportasi.
c. Suatu daerah tidak akan berkembang apabila tidak dapat dijangkau oleh sarana transportasi.

4. Konsep pola

Bentuk interaksi manusia dengan lingkungan atau interaksi alam dengan alam, hubungannya dengan pola persebaran, seperti sebagai berikut.
a. Pola aliran sungai terkait dengan jenis batuan dan struktur geologi.
b. Pola pemukiman terkait dengan sungai, jalan, bentuk lahan, dan sebagainya.

5. Konsep morfologi

Bentuk permukaan bumi sebagai hasil proses alam dan hubungannya dengan aktivitas manusia.

Misalnya:
a. Bentuk lahan akan terkait dengan erosi dan pengendapan, penggunaan lahan, ketebalan lapisan tanah, ketersediaan air, dan sebagainya.
b. Pengelompokan pemukiman cenderung di daerah datar.

6. Konsep aglomerasi

Pengelompokan penduduk dan aktivitasnya di suatu daerah.

Misalnya:
a. Masyarakat atau penduduk cenderung mengelompok pada tingkat sejenis, sehingga timbul daerah elit, daerah kumuh, daerah perumnas, pedagang besi tua, pedagang barang atau pakaian bekas, dan lain-lain.
b. Enam puluh delapan persen industri tekstil Indonesia berada di Bandung.

7. Konsep nilai kegunaan

Manfaat suatu wilayah atau daerah mempuyai nilai tersendiri bagi orang yang menggunakannya.

Misalnya:
a. Daerah sejuk di pegunungan yang jauh dari kebisingan, seperti di Puncak antara Bogor dengan Cianjur, banyak dijadikan tempat peristirahatan dan rekreasi.
b. Lahan pertanian yang subur sangat bernilai bagi petani dibandingkan bagi nelayan atau karyawan/pegawai kantor.

8. Konsep interaksi dan interdependensi

Setiap wilayah tidak dapat memenuhi kebutuhannya sendiri, tetapi memerlukan hubungan dengan wilayah lain, sehingga memunculkan adanya hubungan timbal balik dalam bentuk arus barang dan jasa, komunikasi, persebaran ide, dan lain-lain. 

Misalnya: gerakan orang, barang, dan gagasan dari suatu tempat ke tempat lain seperti,
a. Pergerakan penduduk, berupa sirkulasi, komutasi (ulang-alik), dan migrasi.
b. Pergerakan barang (sandang) dari kota ke desa; pangan dari desa ke kota.
c. Pergerakan berita (informasi) melalui radio, televisi, surat kabar dan lain-lain, terhadap pembaca atau pemirsa.

9. Konsep differensiasi area (struktur keruangan atau distribusi keruangan)

Suatu wilayah kaitannya dengan wilayah lain. Wilayah di permukaan bumi memiliki perbedaan nilai yang terdapat di dalamnya.

Misalnya:
a. Fenomena yang berbeda dari suatu tempat ke tempat lain, seperti:
1) jarak dekat, jarak sedang, atau jarak jauh.
2) pemukiman padat, sedang, atau jarang.
b. Pertanian sayuran dihasilkan di daerah pegunungan; perikanan laut atau tambak di pantai; dan padi di daerah yang relatif datar.

10. Konsep keterkaitan keruangan (proses keruangan)

Suatu wilayah dapat berkembang karena adanya hubungan dengan wilayah lain, atau adanya saling keterkaitan antarwilayah dalam memenuhi kebutuhan dan sosial penduduknya. Misalnya, jika dikaji melalui peta, maka terdapat konservasi spasial (keterkaitan wilayah) antara wilayah A, B, C, dan D.

Sepuluh konsep tersebut, sengaja dibuat untuk penyatubahasaan pemikiran geografi, semuanya merupakan awal dari memahami geografi. Dengan demikian, pendidikan geografi mulai dari pendidikan dasar sampai pendidikan tinggi harus mencakup sepuluh konsep tersebut, hanya materi yang diberikan sesuai dengan jenjang pendidikannya.

BAB III
PENUTUP

3.1 Kesimpulan

Geografi dapat diartikan sebuah Ilmu yang mempelajari Bumi dengan berbagai Fenomenanya, serta berbagai Interaksi antara  Alam dengan Makluk Hidup, Ruang dan Waktu, serta berbagai analisis kehidupan Sosial Manusia.

Konsep Geografi digunakan untuk membedakan Geografi dengan Ilmu-ilmu Lainya, meliputi: Konsep Lokasi, Konsep Jarak, Konsep Keterjangkauan, Konsep Pola, Konsep Morfologi, Konsep Aglomerasi, Konsep Nilai Kegunaan, Konsep Interaksi/Interdepensi, serta Konsep Keterkaitan Ruangan.

3.2 Saran

Penting bagi semua masyarakat, untuk memahami tentang Ilmu Geografi. Dengan mempelajari geografi berarti kita menjadi orang yang peduli dengan Bumi dan tanah air Indonesia. Sehingga rasa peduli dan tanggung jawab, akan selalu tertanam di dalam jiwa raga kita semua.
DAFTAR PUSTAKA

Anwar, J. Dkk. 1984. Ekologi Ekosistem Sumatra. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Arnold, Caroline. 2003. Geografi: Aktivitas untuk Menjelajahi, Memetakan, dan Menikmati Duniamu (Terj.). Bandung: Pakar Raya
Chaldun, Achmad. 1999. Atlas Indonesia dan Dunia. Surabaya: Karya Pembina
Dewan Redaksi. 1988. Ilmu Pengetahuan Populer. Grolier International Inc.
Dewan Redaksi. 1995. Oxford Ensiklopedi Pelajar. Grolier International Inc.
Kamil Pasya, G. 2002. Geografi: Pemahaman Konsep dan Metodologi. Bandung: Buana Nusantara.
Latif, Chalid. 1991. Atlas Indonesia dan Dunia untuk Sekolah Lanjutan. Jakarta: Pembina.

Demikianlah susunan materi yang ada pada makalah Pengertian dan Konsep Geografi ini, untuk lebih menambah kelengkapan data pada makalah ini. Silakan kombinasi kembali, dengan materi susunan yang telah kamu buat sebelumnya. Silakan unduh versi Dokumennya, dibawah ini!

Sunday, July 22, 2018

Sejarah Berdirinya Desa Margatani di Kecamatan Jayaloka

Marga Tani merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Jayaloka. Meskipun terdengar seperti orang medan, untuk Marganya. Kebanyakan Penduduknya di Dominasi oleh Masyarakat Pribumi dan Masyarakat Jawa. Pada artikel yang cukup panjang kali ini, saya akan mengupas sedikit lebih Spesifik untuk desa Marga Tani (Baca Juga: Sejarah Singakat Kecamatan Jayaloka).

Foto Perangkat Pemerintahan Desa Marga Tani

Ibarat orang makan, tidak pas kalau tidak kita sajikan lauk pauknya. Begitupun Desa- desa yang ada di Kecamatan Jayaloka, kurang pas kalau tidak ada orang yang tau tentang desanya. Untuk itu diawal pembahasan ini, saya mengajak Seluruh Warga Masyarakat Jayaloka untuk ikut serta berpartisipasi untuk menyubangkan Imformasi seputar Jayaloka di  Halaman Kabar Jayaloka ini (Baca Juga: Sejarah Sma Negeri Jayaloka.

Agar memudahkan dalam memahami semua imformasi tentang Desa Margatani ini, saya akan menyajikan bagian-bagian sub pokok penting yang akan di bahas pada artikel meliputi:
  1. Latar Belakang Berdirinya Desa Margatani
  2. Letak Geografis, Luas Wilayah, dan Iklim Desa Marga Tani
  3. Keadaan Sosial, Ekonomi, dan Kependudukan di Desa Marga Tani
  4. Tingkat Pendidikan dan Mata Pencarian di Desa Margatani
  5. Sarana dan Prasarana yang Tersedia di Desa Marga Tani
  6. Lembaga-Lembaga yang Ada di Desa Marga Tani
  7. Keagamaan yang Ada di Desa MargaTani


1. Latar Belakang Berdirinya Desa Margatani

Desa  Margatani   adalah  Desa di mana dahulunya tempat  berladangnya Warga Desa Muara Kati , Desa  Batu  Bandung,  Desa Lubuk  Besar  dan Warga suku Jawa yang merantau ke Sunatera serta  Warga CTN dari Tebing Tinngi . Desa  Margatani    sering disebut   dengan  pal 9 ( Km  ) . Desa   Margatani baru    ada   pemerintahan   secara   resmi  yang disebut   dengan  Ginde   sejak   tahun  1960 an  dengan   Ginde  pertama  di  Desa margatani yaitu Bapak  Bandi,  pada tahun 1970 pemilihan kepala Desa yang pertama yaitu bapak Abu Saripan.

Pada  Tahun  1993 Desa  Margatani   mendapat   tambahan  penduduk sebanya 100 kk  dari Transmigrasi    yang    berasal   dari  pulau   jawa  yaitu  DIY  dan  DKI. Serta    pada    tahun 2012 kembali mekar yaitu Desa Ngestikarya. Untuk  selanjutnya sejarah  Pemerintahan Desa  Margatani adalah sebagai berikut :
Kepemimpinan di Wilayah Desa Marga Tani

2. Letak Geografis, Luas Wilayah, dan Iklim Desa Marga Tani

Desa  Margatani   Merupakan  Salah  satu dari 13 Desa dalam Kecamatan Jayaloka yang ter Letak  di  antara   Desa  Pemekaran Ngestikarya  dan Kecamatan Sukakarya  dengan  luas wilayah Kurang lebih  1.837,45 Ha yang terdiri dari : Pemukiman seluas 75 Ha, sawah /  Rawa seluas 10 ha
Perkebunan karet, 1.541,45 Ha, Perkantoran, sekolah seluas 2 Ha,  Pemakaman, 1 Ha dll 185 Ha, dari 1541,45 ha  kebun karet 65 % nya di miliki oleh masyarakat luar desa Margatani.

Desa Margatani berbatasan dengan :
Utara : Berbatasan dengan Sukowarno Kecamatan Sukakarya
Timur : Berbatasan dengan Ngestiboga I Kecamatan Jayaloka.
Selatan : Berbatasan dengan Desa ngestikarya Kecamatan Jayaloka
Barat : berbatasan dengan Desa Muarakati Kecamatan TPK

Iklim   Desa  Margatani   sebagaimana  Desa-desa   lain  di wilayah  Indonesia  mempunyai iklim Kemarau dan Musim Hujan, hal tersebut mempunyai   pengaruh  langsung  terhadap    petani yang sebagian besar adalah petani Karet.

3. Keadaan Sosial, Ekonomi, dan Kependudukan di Desa Marga Tani 2016-2018

Desa margatani mempunyai Jumlah Penduduk  : 1151  jiwa terdiri dari :  561  Jiwa  perempuan serta 590  Jiwa Laki-laki   KK   281   yang tersebar di  3 dusun.
Jumlah Penduduk di Desa Margatani

  • KK Laki-laki : 253 kk
  • KK Perempuan: 28 kk
  • Jumlah KK : 281 kk
  • KK Penerima Raskin: 157 kk
  • Jumlah mata pilih: 748 jiwa.
  • Jumlah KK menurut pekerjaan
  1. Bekerja :  270 kk
  2. Tidak bekerja :    11 kk
  • Jumlah KK menurut status perkawinan :
  1. Kawin :  241 kk
  2. Janda / duda :    40 kk.
  • Jumlah kk menurut pendidikan :
  1. Tidak tamat SD :   28 kk
  2. Tamat SD,SLTP : 210 kk
  3. Tamat SLTA :   39 kk
  4. Tamat D1 –SI :     4 kk
  • Jumlah kk yang mendapatkan kredit mikro / bantuan modal 
  1. Dapat :   24 kk
  2. Tidak dapat : 257 kk
  • Jumlah Wanita US ( 15-45 Tahun ) : 348 Jiwa.
  • Jumlah Pus : 202 Jiwa
  • Jumlah Jiwa berdasarkan Umur ( 7 – 15 Tahun ) :
  • Sekolah   laki-laki   : 167 jiwa. Perempuan : 98 jiwa.
  • Tidak sekolah : laki-laki   :     4 jiwa Perempuan      : 12 Jiwa
  • Posyandu :
  1. Bayi ikut posyandu ( 0-1 th ) :     7 0rang
  2. Balita   ( 1< 5 th ) :   54 0rang
  3. Usia 5   - 10 th : 131 orang
  4. Usia 10 - 25 th : 280 Orang
  5. Usia           25 - 60 th : 454 Orang
  6. Usia 60 tahun :   54 Orang
  7. Peserta KB : 152 Orang.
  8. IUD : 12 orang
  9. Kondom :   6 Orang.
  10. Implan : 44 Orang
  11. Pil : 16 Orang.
  12. Suntik : 74 Orang
  13. Hamil : - Orang
  • Keluarga Prasejahtera :
  1. I. 24 kk
  2. II. 113 kk
  3. III. 7 kk
  • Kondisi Rumah Penduduk
  1. Permanen              :   38  Rumah
  2. Semi Permanen Kayu               : 243 Rumah
  • KK ( Kepala Keluarga ) Yang memiliki  :
  1. WC :  209 kk
  2. Jamban :    27 kk
  3. MCK :   55 kk
  • KK Yang Menggunakan Air berdasarkan  :
  1. PDAM : -
  2. Sumur : 281 kk
  3. Sungai : -
  4. Sumur bor ( Sanimas ): 16.kk
  • KK Yang mengunakan Penerangan berdasarkan :
  1. PLN : 296
  2. Lampu Minyak :     8.

4. Tingkat Pendidikan dan Mata Pencarian di Desa Margatani

Tingkat pendidikan (Baca Juga: Daftar Nama- Nama SD di Kecamatan JayalokaMasyarakat desa Margatani adalah Sbb :
Tingkat Pendidikan Masyarakat di Desa Marga Tani
Mata Pencarian Masyarakat Desa Marga Tani

Karena  Desa  Margatani  kecamatan  Jayaloka  merupakan   desa Pertanian /Perkebunan, maka penduduk   Desa margatani  sebagian  besar mata pencariannya adalan Petani/ Perkebunan. (Baca Juga: Daftar Nama SMP dan MTs di Kecamatan Jayaloka)

5. Sarana dan Prasarana yang Tersedia di Desa Marga Tani

Sarana dan praserana Umum Desa Margatani secara Garis besar Sbb :
  • Jalan Desa : 4 Km
  1. Jalan Kecamatan : -
  2. Jalan Kabupaten : 12,5 Km
  3. Jalan Propinsi : -
  4. Jembatan : 2 buah 
  • Seraanah Ibadah
  1. Masjid : 2 Unit ( Nurul Islam dan At Taqwa )
  2. Langgar : 3 Unit ( Al Ikhlas, Al Mutaqin dan Ainun Nurussalam )
  • Sarana Pendidikan
  1. Pauad / Tk : I Unit.
  2. SD : 2 Unit ( 1 unit tidak terpakai )
  • Seraana Kesehatan
  1. Polindes : 1 Unit   1 orang bidan desa.
  2. Posyandu : 2 Kelompok
  • Serana Olahraga
  1. Lapangan sepak bola Desa : 1 lapangan
  2. Voly ball : 2 lapangan
  3. Badminton : 2 lapangan
  4. Tenis Meja : 2 Unit.
  • Sarana umum.
  1. Kantor Kepala Desa : 1 Unit
  2. Balai Desa : 1 Unit

6. Lembaga-Lembaga yang Ada di Desa Marga Tani

Desa Margatani mempunyai kelembagaan yaitu :
  1. BPD
  2. LPM
  3. PKK
  4. KARANG TARUNA
  5. POSYANDU

7. Keagamaan yang Ada di Desa MargaTani

Desa Margatani Mayoritas Penduduknya di dominasi oleh Agama Islam, dan sebagain kecil ada juga yang beragama hindu ketoloik dan protestan .

Demikianlah Imormasi seputar desa Marga Tani Kecamatan Jayaloka  yang dapat Saya sajikan, beberapa data memerlukan pembaruan dan imformasi tambahan. Saya harap Anda dapat membantu saya dalam meng Update imformasi Seputar Desa Margatani dengan Mengirimkan Imformasi terbaru lewat email saya Kabarjayaloka@gmail.com atau di Fanspage Facebook Kabar Jayaloka.

Tuesday, July 17, 2018

Cara Membuat Surat Keterangan Kehilangan Yang Baik dan Benar


Daftar Isi
  1. Apa itu Surat Kehilangan?
  2. Apa Fungsi dari Surat Kehilangan?
  3. Struktur dan Susunan yang Ada pada Surat Kehilangan
  4. Bagaimana Membuat Surat Kehilangan yang Baik?
  5. Kesimpulan Tentang Surat Kehilangan

1. Apa itu Surat Kehilangan?

Contoh Surat Keterangan Kehilangan Yang Baik dan Benar
Contoh Surat Kehilangan
Surat kehilangan adalah sebuah surat yang berisikan sebuah pernyataan tentang sebuah kehilangan dapat berupa Berkas, Barang tertentu, atau sejenisnya. Surat Kehilangan sering diminta oleh keluarga atau masyarakat yang mengalami kehilangan jenis dokumen tertentu, dan yang sifatnya sangat penting. Contohnya: Kehilangan KTP, Kartu BPJS, Ijazah, dan masih banyak lagi.

Surat kehilangan ini dibuat di pemerintahan, dengan diketahui kepala Desa setempat. Imformasi lebih lanjut terkait dengan Surat kehilangan, akan kita pahami pada penjelasan selanjutnya.

2. Apa Fungsi dari Surat Kehilangan?

Sekarang kita sudah mengerti dari arti surat kehilangan itu sendiri. Namun rasanya belum pas, kalau kita belum mengerti tujuan atau fungsi dari surat kehilangan yang dibuat. Surat Kehilangan dibuat di gunakan oleh seseorang untuk memberikan sebuah kejelasan, atas kejadian yang menimpanya yaitu berupa kehilangan seperti di jelaskan pada point 1.

Dengan Adanya surat kehilangan ini, dapat membantu seseorang mendapatkan kembali terhadap doumen yang hilang. Hal ini akan ditindak lanjuti oleh pihak berwenang, dan seseorang yang memberikan surat kehilangan tadi. Bisa mendapatkan gantinya, dan pembuatan baru terhadap dokumen yang hilang.

Selain itu dengan Adanya surat kehilangan ini, dapat membantu agar tidak terjadinya sesuatu yang kita inginkan. Baik itu berupa penyalahgunaan  data atau Identias orang lain.

3. Struktur dan Susunan yang Ada pada Surat Kehilangan

Agar kita dapat membuat surat kehilangan yang baik, penting bagi kita semua untuk melihat susunan-susunan yang ada pada surat kehilangan. Berikut ini susunan yang ada pada surat kehilangan:
  1. Kop atau Kepala Surat, terletak pada bagian paling atas pada surat kehilangan. Yang berisikan Institusi/Lembaga/ Pemeritahan tempat dibuatnya surat kehilangan tersebut.
  2. Nomor Khusus surat, artinya terdapat nomor yang diberikan oleh pemerintahan. Pada umunya kode nomor tersebut, berbeda dari satu tempat ke tempat lainnya. Contohnya: NO :140/      /SKKh/KBT/2017.
  3. Kesaksian dan Identitas seseorang yang mengalami kehilangan tersebut. Identitas disini diantaranya meliputi: Nama, Tempat Tgl Lahir, Jenis Kelamin, dan terakhir Alamat.
  4. Barulah setelah itu membuat sebuah pernyataan, dan ditambahkan keterangan kapan terjadinya peristiwa kehilangan tersebut.
  5. Untuk Memudahkan dalam pembuatan surat kehilangan, pada point selanjutnya sudah saya sajikan contoh surat kehilangan. Dan jangan lupa untuk mendownload Versi dokumennya ya.

4. Bagaimana Membuat Surat Kehilangan yang Baik?

Berikut ini contoh salah satu Surat Kehilangan yang baik, yang dapat kamu coba. Lihat juga Cara Membuat Surat Keterangan Domisili yang Baik


PEMERINTAH KABUPATEN MUSI RAWAS
KECAMATAN JAYALOKA
DESA NGESTIBOGA II



SURAT KETERANGAN KEHILANGAN
NO :140/      /SKKh/KBT/2017

Yang bertanda tangan dibawah ini Kepala Desa Ngestiboga II, Kecamatan Jayaloka, Kabupaten Musi Rawas dengan ini menerangkan bahwa yang namanya dibawah ini :

Nama : Alek Sander
Tempat Tgl Lahir : Ngestiboga II, 05 Mei 1999
Jenis Kelamin : Laki-laki
Alamat : Desa Ngestiboga II, Kecamatan Jayaloka Kab. Musi Rawas


Dengan ini menerangkan bahwa pada Hari ini Jum’at 15 Desember 2017 yang bersangkutan telah melapor/menghadap saya dan menyatakan bahwa benar pada Hari ini Jum’at 15 Desember 2017 sekitar pukul 09.00 WIB telah kehilangan (kececeran) Satu buah Dompet di lokasi sekitar perjalanan dari Desa Ngestiboga II Menuju  Kab. Musi Rawas dimana isi dari Dompet tersebut sebagai berikut :
- KTP An
- Kartu JAMKESMAS An.

Demikian Surat Keterangan ini dibuat agar bisa dipergunakan sebagaimana mestinya.


Ngestiboga II,…………..2017
An.Kepala Desa



AMIR SARIFUDIN

5. Kesimpulan Tentang Surat Kehilangan

Surat kehilangan ternyata memberikan banyak manfaat ya bagi kita yang mengalami sebuah kehilangan terhadap dokumen tertentu. Oh ya seperti janji saya sebelumnya, saya sudah menyiapkan contoh surat kehilangan untuk versi PDFnya.


Tuesday, June 12, 2018

Tips Ampuh Agar Baterai HP Android Seperti Baru Lagi

Cara Baru Agar Batterai Hp Android Kamu Tahan Lama dan Tidak Mudah Habis
Hemat Batterai Android Kamu Seperti Baru Lagi
Baterai yang baik dan juga tahan lama sangat di butuhkan oleh setiap orang pengguna Ponsel, terutama untuk kamu yang sering memanfaatkan Smartphone Android kamu untuk keperluan hal yang sangat penting, atau mengerjakan sesuatu. Setiap Batteria Android memiliki daya tahan yang berbeda-beda, untuk lebih membuat daya batteria tidak mudah low rusak perlu perawatan dan menghindarkan hal-hal yang bisa mengurangi massa Batterai.

Baca Juga:

#Apakah Benar Batterai Android Saya bisa Seperti Baru Lagi…?

Oke pada dasarnya semuanya Relatif, namun segala sesuatu tidak ada yang mustahil di dunia ini. Apakah bisa mas…? Tentu saja bisa kita bisa menggunakan dua metode ini:
1. Menggunakan Bantuan Aplikasi Battery Calibration
2. Menonaktifkan Pemberitahuan Aplikasi
3. Mematikan Jaringan di Sim Card
Biar kamu tidak bingung, disini saya akan membahas ke-3nya.

#Cara Membuat Batterai Android Seperti Baru lagi dengan Battery Calibration

Aplikasi ini dapat membantu Batterai Android kamu seperti baru lagi, dengan catatan HP Android kamu harus sudah dalam keadaan Root. Jika Smartphone Android kamu belum di Root, aplikasi ini tidak akan berfungsi. Jadi pelajari dahulu Cara Ngerot HP Android.

#Bagaimana Penggunaan Aplikasi Battery Calibration ini…?

Pastikan Ponsel Android kamu udah di Root ya, kemudian selanjutnya silakan Instal atau Pasang Aplikasi Battery Calibaration ini di Smart Android kamu. Pastikan keadaan Batterai Kamu dalam keadaan full ya, Jika sudah maka langsung saja buka battery calibration dan tekan tombol bagian tengah dan tunggu hingga ada notification yang muncul dengan pemberitahuan Calibration succeeded, kemudian langsung saja klik OK. Sekarang Batterai Kamu sudah seperti baru lagi!!!

#Membuat Baterai HP Android Awet dan Tahan Lama

Setelah Kamu berhasil membuat Batterai HP Android kamu seperti baru lagi, hal yang tak kalah penting kamu lakukan selanjutnya adalah membuat Batterai menjadi Awet tidak mudah Lobet. Dengan menggunakan metode 2 dan 3. Untuk metode kedua, silakan kamu menonaktifkan pemberitahuan Aplikasi kamu dapat mengaturnya di setting notification. Karena Notifikasi (Pemberitahuan) ini memakan banyak batterai Android kamu.

Sedangkan untuk metode yang ketiga yaitu dengan mematikan jaringan yang ada pada sim card. Apabila Kamu menggunakan android lebih dominan pada internet maka Kamu dapat mematikan jaringan pada sim card Kamu. gunakan wifi untuk melakukan cara ini dan Kamu juga harus mematikan pencarian wifi secara otomatis. Hal ini dapat mencegah terjadinya baterai cepat habis sehingga baterai tidak mudah panas.

Kamu juga dapat mencegah terjadinya kerusakan baterai dengan cara menghemat baterai yaitu dengan mematikan aplikasi yang aktif dan berjalan pada tampilan background. Caranya yaitu dengan melakukan setting kemudian pilih apps dan lakukan running service.

Demikianlah Metode maupun Tips yang dapat kamu Manfaatkan, agar Batterai HP Android kamu lebih tahan lama dan memiliki Daya pakai yang panjang.