Belajar Sejarah Lengkap Musi Rawas


Ilustrasion By disbudpar.musirawaskab.go.id
Assalamualaikum,,,wbr
Bagaimana kabar sahabat jayaloka, tidak seperti biasanya memang kali ini Kabar Jayaloka menjelaskan santai dan menggunakan bahasa yang lebih dekat dengan sahabat semua.

Sebelumnya saya ucapkan terihmakasih banyak telah membaca,semoga apa yang saya tuliskan kali ini dapat memberikan pemahaman kepada sahabat kabarjayaloka.id

Pada pembahasan ini saya akan membahas sebuah sejarah terkait terbentuknya sebuah kabupaten yang bernama Musi Rawas, lebih tepatnya terletak di Sumatra Selatan (Palembang).

Meskipun pembahasan tentang sejarah Musi Rawas ini telah banyak dipublikasikan di Internet, tapi saya merasa ini hal pokok dan wajib ada dalam situs kabar jayaloka.

Sebelumnya saya meminta izin dan mengucapkan terimahkasih yang sebesar-besarnya kepada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Musi Rawas. Telah banyak membantu saya dalam membahas Sejarah Musi Rawas ini. Situs Resmi di http://dispubar.musirawas.go.id

Karena Ilmu itu harus diulang, agar pemahaman kita tentang apa yang dipelajari semakin baik.
Tentunya kata Musi Rawas itu tidak langsung berdiri begitu saja, ada yang melatar belakanginya.

Musi Rawas termasuk Wilayah Keresidenan Palembang (1825-1866). Jatunya kesultanan Palembang & Perlawanan banten jati juga serta 6 Pasirah dari pasema pada pemerintahan Palembang.

Musi Rawas termasuk pada wilayah Afdeling Palembang Cheboden Landen.

Tahun 1933 dibuatlah jaringan kereta api Palembang – Lahat – Lubuklinggau (Dibuat Sekitar Tahun 1928-1933) dibuka oleh pemerintah Belanda. Hal ini menyebabkan dipindahnya Ibukota Onder Afdeling Musi Ulu dari Muara Beliti ke LubukLinggau, yang menjadi cikal bakal Ibukota Kabupaten Musi Rawas.

Pada Tanggal 17 Pebruari 1942, kota Lubuklinggau diduduki oleh Jepang dan Kepala Onder Afdeling Musi Ulu, Controluer De Mey, serta Aspiran Controluer Ten Kate menyerahkan jabatan kepada Jepang. Pada tanggal 20 April 1943 Jepang mengadakan perubahan instansi dan jabatan ke dalam bahasa jepang. Perubahan inilah yang menjadi titik tolak Hari Jadi Kabupaten Musi Rawas.

Setelah Kemerdekaan Republik Indonesia tanggal 17 Agustus 1945, peralihan kekuasaan terjadi dari Pemerintah Jepang kepada pemerintah Indonesia. Dalam masa peralihan ini, Raden Ahmad Abu Samah diangkat sebagai Bupati Kepala Daerah Musi Rawas. Setelah dibentuk Komite Nasional Daerah yang diketuai oleh Dr. Soepa’at pada bulan Nopember 1945, pada tanggal 23 Juli 1947 Residenan Palembang, Abdul Rozak memindahkan pusat pemerintahan dari Lahat ibu kota Afdeling Palembangche Boven Landen Lahat ke Lubuklinggau sebagai Ibukota Musi Rawas.

Berdasarkan Keputusan DPRD Kabupaten Musi Rawas No.7/SK/1999 tentang usul pemindahan lokasi Ibukota Kabupaten Musi Rawas ke wilayah Kecamatan Muara Beliti dan Keputusan DPRD Kabupaten Musi Rawas No.08/KPTS/DPRD/2004 tentang Persetujuan usul nama Ibukota dan lokasi Pusat Pemerintahan maka Pusat Pemerintahan Kabupaten Musi Rawas yang baru adalah di Desa Muara Beliti Baru Kecamatan Muara Beliti.  Dengan keluarnya undang-undang No. 7 Tahun 2001 Tentang Pembentukan Kota LubukLinggau, maka Kota Lubuklinggau yang selama ini berkedudukan sebagai ibukota Kabupaten Musi Rawas, Telah Berdiri Sendiri sebagai Pemerintahan Kota Lubuklinggau yang otonom.

Kabupaten Musi Rawas Merupakan Salah Satu Kabupaten Di Provinsi Sumatera Selatan,  Disebelah Barat Dihulu Sungai Musi Dan Sepanjang Sungai Rawas. Kabupaten Ini Berbatas Dengan Provinsi Jambi Dibagian Utara, Dibagian Selatan Berbatas Dengan Kabupaten Empat Lawang, Dibagian Barat Berbatas Dengan Provinsi Bengkulu Dan Dibagian Timur Berbatas  Dengan Kabupaten Musi Banyu Asin Dan Kabupaten Muara Enim.

Kabupaten Musi Rawas dapat ditempuh melalui transpotasi darat dan udara. Melalui darat dengan menggunakan jasa angkutan kereta api atau menggunakan jasa mobil travel ( angkutan umum ), dari Jakarta bisa langsung ke Kab.Musi Rawas melalui terminal 1 C Bandara Soekarno Hatta.

Seperti itulah Sejarah Terbentuknya Musi Rawas, tentunya ini penting bagi penduduk musi rawas untuk mempelajari tentang sejarah Musi Rawas, karena bung Karno pernah berpesan. Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai Sejarah. Oke sampai disini pertemuan tentang Sejarah Musi Rawas. Semoga Artikel ini bermanfaat bagi Anda sekalian.

Wasalamualaikum,,,wbr

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Belajar Sejarah Lengkap Musi Rawas"