Saturday, July 29, 2017

Perubahan Sosial Menurut Ahli dan Faktornya Penyebabnya

Perubahan Sosial Menurut Ahli dan Faktornya Penyebabnya
Siswa Sma Jayaloka Ilustrasi

Hallo sahabat pembaca Kabarjayaloka.id hari ini saya, akan menjelaskan kepada sobat semua tentang Perubahan Sosial yang ada di masyarakat menurut para ahli dan Faktor tebentuknya Perubahan Sosial Tersebut.

Perubahan sosial dapat dikatakan sebagai suatu perubahan dari
gejala-gejala sosial yang ada pada masyarakat, dari yang bersifat
individual sampai yang lebih kompleks. Perubahan sosial dapat
dilihat dari segi terganggunya kesinambungan di antara kesatuan
sosial walaupun keadaannya relatif kecil.

Perubahan ini meliputi
struktur, fungsi, nilai, norma, pranata, dan semua aspek yang
dihasilkan dari interaksi antarmanusia, organisasi atau komunitas,
termasuk perubahan dalam hal budaya.

Adanya pengenalan teknologi, cara mencari nafkah, migrasi,
pengenalan ide baru, dan munculnya nilai-nilai sosial baru untuk
melengkapi ataupun menggantikan nilai-nilai sosial yang lama merupakan
beberapa contoh perubahan sosial dalam aspek kehidupan.
Dengan kata lain, perubahan sosial merupakan suatu perubahan
menuju keadaan baru yang berbeda dari keadaan sebelumnya.

1. Pengertian Perubahan Sosial

Pengertian perubahan sosial menurut para sosiolog.
a. William F. Ogburn (1964: ), mengemukakan bahwa ruang lingkup
perubahan sosial meliputi unsur-unsur kebudayaan material dan
immaterial, yang ditekankan pada pengaruh besar unsur-unsur
kebudayaan material terhadap unsur-unsur immaterial.

b. Kingsley Davis (1960: ), mengartikan perubahan sosial sebagai
perubahan-perubahan yang terjadi dalam struktur dan fungsi
masyarakat. Misalnya, timbulnya pengorganisasian buruh dalam
masyarakat kapitalis telah menyebabkan perubahan-perubahan
dalam hubungan antara buruh dan majikan yang selanjutnya
menyebabkan perubahan-perubahan dalam organisasi ekonomi
dan politik.

c. Mac Iver (1937: 272), mengartikan bahwa perubahan sosial
sebagai perubahan dalam hubungan sosial (perubahan yang
dikehendaki dan perubahan yang tidak dikehendaki) atau
sebagai perubahan terhadap keseimbangan (equilibrium)
hubungan sosial.

d. Gillin dan Gillin (1957: 279), mengartikan perubahan sosial
adalah suatu variasi dari cara hidup yang telah diterima, baik
karena perubahan-perubahan kondisi geografis, kebudayaan
material, komposisi penduduk, dan ideologi maupun karena
adanya difusi ataupun penemuan-penemuan baru dalam
masyarakat.

e. Selo Soemardjan (1962: 379), merumuskan perubahan
sosial sebagai segala perubahan pada lembaga-lembaga
kemasyarakatan di dalam suatu masyarakat, yang memengaruhi
sistem sosialnya, termasuk di dalamnya nilai-nilai, sikap, dan pola
perilaku di antara kelompok-kelompok dalam masyarakat.

Perubahan yang paling awal dapat muncul adalah adanya
kebutuhan setiap individu sebagai anggota masyarakat dalam
menanggapi lingkungannya. Hal itu mengakibatkan terjadinya interaksi
sosial antarindividu, baik antarwarga masyarakat setempat maupun
dengan warga masyarakat lain yang saling memengaruhi.

Menurut Bonner, interaksi sosial adalah suatu hubungan antara
dua individu atau lebih yang saling memengaruhi, mengubah, atau
memperbaiki kelakuan individu yang lain atau sebaliknya. Dalam
interaksi sosial, terdapat beberapa faktor yang memengaruhi seperti
imitasi, sugesti, identifikasi, dan simpati.

Keempat faktor tersebut
membuat individu memilih untuk melakukan interaksi sosial
yang hasilnya adalah menanggapi setiap gerak kehidupan dalam
masyarakat. Tanggapan anggota masyarakat tersebut terutama dalam
menanggapi tradisi yang berlaku.

Perubahan sosial dalam kehidupan masyarakat terjadi karena
masyarakat tersebut menginginkan perubahan. Perubahan juga dapat
terjadi karena adanya dorongan dari luar sehingga masyarakat secara
sadar ataupun tidak akan mengikuti perubahan.

Perubahan yang
menyangkut kehidupan manusia atau terkait dengan lingkungan
fisik, alam, dan sosial disebut perubahan sosial.
Perubahan sosial cepat atau lambat senantiasa terjadi dan tidak
dapat dihindari oleh siapapun. Suatu perubahan bergantung dan
ditentukan oleh masyarakat itu sendiri.

Perubahan dapat berarti suatu
perkembangan yang sesuai dengan tujuan atau dapat juga tidak sesuai
dengan yang hendak dicapai. Oleh karena itu, orang perlu mengetahui
mengapa perubahan dapat terjadi dan mengapa masyarakat perlu
menanggapi atau menyesuaikan dengan perubahan.

Sosiologi, Penjelasan Lengkap Perubahan Sosial, Makalah Perubahan Sosial, Apa itu Perubahan Sosial, Pengertian
Perubahan-perubahan Sosial, Manfaat Perubahan Sosal.