Tuesday, December 19, 2017

Tuhan Telah Menentukan Pendamping Kita

Mampuku, mencintaimu hanya dengan cara seperti ini.
Berharap dan menanti kau datang menghampiri.
Menggenapkan separuh hati yang selalu mencari.
Hingga yang bisa ku lakukan saat ini hanyalah memantaskan diri.
Entah kau berada dimana Sedang apa dan bagaimana keadaannya.
Kapan dan dimana kita berjumpa Siapa dan seperti apa rupa ataupun karakternya.
Aku tidak dapat menerka Tetapi aku percaya, Engkau adalah pilihan terbaikNya Sebelum kau datang.

Ilustrasi By Google Images


Ragaku sempat menemukan beberapa pundak untuk bersandar Hatiku pernah tinggal dan menempatkan beberapa pilihan Karena ku kira, batas pencarianku telah usai Namun ternyata, berkali-kali hatiku sempat dipatahkan Tak bisa dipungkiri.

Aku sempat beberapa kali merasakan jatuh cinta Berbagi kasih, mengutarakan rasa, dan saling menjaga Tanpa ku duga itu semua hanyalah kebahagiaan sesaat saja Karena yang ku anggap cinta rupanya hanya sekedar nafsu semata Kau tau? 

Jujur kini kusesali semua itu Rindu juga cemburu tak menentu, Saling merajut kasih dengan nafsu Apalah yang kurasakan dulu? Kurasa semua itu hanya menyesatkanku? 

Dari yang pernah kurasakan, Nampaknya Tuhan telah memberikanku teguran Karena kini aku mulai sadar Bahwa pendamping diri sudah ditentukan Cepat atau pun lambat kau pun pasti datang Entah di dunia atau pun di akhirat, Kita pasti akan dipersatukan Ini hanya tentang aku yang tidak pernah sabar Hingga cinta yang salah pun pernah ku genggam Sekarang aku ingin belajar, Menjaga hati untuk seseorang yang telah Tuhan persiapkan